Senin, 24 September 2012

PROFIL






WELCOME TO SONGKET NUSANTARA BALI !

Menjual berbagai kain songket, tenun dan endek, dengan beragam motif dan warna, langsung dari pengrajin di pedalaman pulau Bali. Harga eceran dan untuk reseller (minimum jumlah tertentu)

Semua songket dan tenun adalah buatan tangan dengan alat tenun bukan mesin (ATBM), setiap kain berbeda motif, dibuat oleh para wanita di pedalaman berbagai desa di pulau Bali

We are selling the traditional Balinese weaving fabrics : songket, tenun and endek, in retail and wholesale prices. All fabrics are hand made by women in villages of Bali. Every piece of clothes is exclusive.

For morej information, please contact us
Phone/SMS/ WhatsApp : 
0821.1263.4000 / Pin BBM : 7FB65CE1
Email : ladewi.etnic@yahoo.co.id


Cara berbelanja :

- Silahkan melihat foto2 kain di album foto "Ready Stock"
- Silahkan pilih kain yang disukai, dan mengontak kami dengan
memberikan comment pada foto tersebut atau mengirim message di FB untuk Booking atau ingin dibeli.
- Harga akan kami beritahukan di inbox, harga belum termasuk ongkos kirim. Kami berada di Bali, pengiriman bisa dilakukan ke seluruh Indonesia dan luar negeri.
- Booking time adalah 1x 24 jam, setelah itu otomatis akan terlepas bila tidak di confirm akan diambil
- WL (waiting list) adalah 1x 24 jam, silahkan book atau langsung confirm ke kami bila kain telah direlease oleh booker pertama
- Bila kain ingin dibeli, pembayaran harap ditransfer ke Rekening BCA / MANDIRI, harap info ke kami apabila pembayaran telah dilakukan
- Silahkan memberikan nama, alamat lengkap, nomor telepon/HP untuk pengiriman barang
- Barang akan dikirim bila pembayaran telah diterima
- Pengiriman menggunakan jasa TIKI atau JNE atau EMS, pengiriman dilakukan setiap hari Selasa dan Jumat. Untuk TIKI menggunakan jasa ONS (one night service) lamanya 1 hingga 2 hari kerja, tiba pada jam kerja.
- Besarnya ongkos kirim tergantung kota yang dituju, kami akan memberitahukan ongkos kirimnya.
- Setiap barang yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan

Thank you for visiting us and happy shopping !





Kain-kain khas Pulau Dewata seperti tenun maupun songket Bali, ternyata menyimpan beragam motif yang cantik dan “berkarakter”. Itulah sebabnya selain berisi sekilas cerita tentang keindahan kain-kain (wastra) Bali, buku ini juga memberi inspirasi kepada setiap individu agar tak perlu ragu dalam mengolah kain-kain penuh makna dan warna tersebut menjadi busana yang modern, berdaya pakai serta seirama dengan perkembangan trend yang berlaku.
Agar kain-kain khas Bali mampu menjadi bagian dari gaya hidup wanita masa kini, buku ini menampilkan busana untuk berbagai kegiatan wanita modern, mulai dari busana kasual, busana kerja hingga busana resmi. Bahkan supaya khalayak umum bisa memahami bahwa kain-kain adati dari daerah Bali bisa diolah dan dipakai oleh siapa saja, ditampilkan juga konsep berbusana yang chic dan sesuai untuk wanita berusia 20-an, 30-an, hingga 40 tahun ke atas, juga memperlihatkan bagaimana sepotong busana dari kain Bali bisa diolah sedemikian rupa agar selalu tampil berbeda melalui konsep padu padan yang cerdas dan kreatif. Dilengkapi dengan beragam tip pemilihan motif, padu padan warna, perawatan busana, hi
ngga permainan tata letak motif untuk bisa mencipta busana masa kini dari wastra Bali yang apik dan atraktif.











               



Another ATBM (alat tenun bukan mesin)

Tenun dan Songket Dibuat dengan tangan dan sentuhan Art dari pengrajin 








Alat tenun bukan mesin yang digunakan memerlukan waktu antara 1-3 bulan untuk sebuah songket




Menenun helai demi helai benang, yang disisipkan satu per satu, menciptakan sebuah corak cantik, hingga terbentuk sehelai kain.
Segenap tenaga dan pikiran dikerahkan untuk melahirkan karya seni yang indah. Turun temurun diajarkan dari ibu ke purtinya dan selanjutnya.
Mari kita pertahankan karya seni bangsa Indonesia !












Kebaya Bali : Sejarah dan Tradisi

Kebaya Bali merupakan bentuk busana atasan yang di pergunakan oleh kaum wanita untuk melakukan persembahyangan.Kebaya Bali dikenakan dengan kain atau kamben seperti kain songket, kain endek, atau dengan kain sutra. Di bali kebaya memiliki sejarah yang jauh lebih kuat.Pada zaman dahulu wanita Bali tidak mengenal kebaya, mereka hanya menggunakan semacam selendang lebar yang dililitkan dari bawah payudara ke arah pinggang. Dengan adanya berkembangnya zaman makan barulah di kenal Kebaya Bali yang berawal dari para wanita di lingkungan puri dan akhirnya memasyarakat ke publik luas.
Menurut orang Bali. Kebaya Bali tidaklah memiliki unsur sakral yang kuat, tetapi melainkan unsur budaya dan adat istiadat yang harus dijaga kelestariannya yang terdapat pada kebaya bali tersebut. Kebaya Bali dikenakan dan di lihat dari segi kerapian, keserasian dan untuk kesempatan apa, bagaimana dan kapan kebaya tersebut dapat di pergunakan.
Kebaya Bali dikenakan pada acara saat-saat tertentu biasanya pada acara yang di anggap penting seperti halnya saat upacara persembahyangan Umat Hindu. Kebaya Bali memiliki ciri khas tersendiri seperti halnya kebya-kebaya dari daerah lain seperti sunda atau jawa adalah bentuk kerah V dan memilih kain tranfaran bermotif dengan aplikasi kain didalamnya. Tetapi Kebaya Bali  terletak pada detailnya yang seperti kain yang melilit pada pinggang (senteng). senteng ini ada juga yang langsung dikaitkan dengan kebaya tau terpisah. Kebaya Bali tidaklah leas dari sentuhan-sentuhan modern yang di sentuhkan oleh para desainer.
Kebaya Bali ternyata tidaklah hanya terkenal di lingkungan bali saja, tetapi melainkan di luar pulau bali juga terkenal. Banyak wanita yang tertarik pada Kebaya Bali yang menari dan unik. Dengan adanya hal ini maka keberadaan kebaya modifikasipun menjadi mudah didapatkan di tanah Air. Para luar suku Bali mungkin setuju dengan pernyataan bahwa kebaya bali memiliki ke unikan dan unsur budaya yang tersendiri.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar