Senin, 24 September 2012

PERAWATAN SONGKET


Cara merawat kain Songket

Apabila Anda memiliki Kain Songket jangan kawatir bagaimana cara merawat agar kain songket tetap bagus. Simak Berikut cara merawat Kain songket agar tetap terlihat bagus :
1. Kain Songket jangan di cuci agar benangnya tidak rusak dan tidak keluar.

2. Setelah Kain Songket dipakai, di anjurkan  menggantung kain tersebut agar tetap mendapatkan angin.
3. Saat penyimpanan Kain Songket jangan di lipat agar benang-benangnya tidak rusak tetapi di gulung seperti karpet. dan saat di taruh di almari harus di kasih kapur barus agar tetap wangi

4. Kain songket jangan lupa sesekali di keluarkan agar dapat di angin-anginkan

Demikian tips yang dapat saya berikan, semoga tips ini dapat membatu anda dalam Penyimpanan kain songket agar kain tetap bagus dan tidak mudah rusak


Sebagian banyak wanita masih berfikiran dan menganggap bahwa kain tenun hanya pantas untuk digunakan di acara-acara yang besar saja. Hal inilah yang justru membuat industri tenun kurang berkembang dan populer. dampaknya,kain tenun terancam hilang karena daya beli masyarakat yang rendah.

Mengikuti acara peluncuran buku Tenun, Handwoven Textiles of Indonesia di Sanur, Bali,terdapat banyak wanita wanita yang tidak segan-segan untuk  memadu padankan busana kain tenun menjadi tampilan modern yang anggun dan elegan tanpa sedikitpun menghilangkan unsur ‘etnik’ dan kuno.

pengurus Cita Tenun Indonesia yang juga mantan model ini berbagi tips dalam bergaya dengan tenun yang pilihannya sangat 
banyak dan dan cantik-cantik.berikut ini adalah tipsnya
  • Kombinasikan dengan warna polos , Motif tenun yang kompleks kerap membuat pemakainya takut dibilang ‘ramai’. cara Menyiasatinya, pakailah celana atau rok polos yang berfungsi sebagai penyeimbangnya. dan diKombinasi dengan jeans pun bagus dan baik untuk acara santai.
  • Tabrak motif warna senada,Namun bila dirasa  tidak terlalu nyaman, pakailah  motif dengan warna yang masih senada antara atasan dan bawahannya.
  •  Formal & Kasual, Ada tenun yang bernuansa berat dan lebih cocok digunakan untuk pesta, seperti songket Palembang yang banyak menggunakan warna emas, namun sarung Blongsong malah sangat cocok untuk santai. Jangan takut untuk menukar-nukar gaya tadi, sesuaikan saja dengan kebutuhan anda .
  • Tidak Perlu Dipotong, dalam Proses pengerjaan yangmembutuhkan waktu yang cukup lama, membuat kain tenun kerap digunakan apa adanya sebagai helaian kain. Perasaan sayang untuk memotongnya dan menjahit kembali menjadi salah satu alasan mengapa tenun modelnya hanya itu-itu saja.utuk  Mengakalinya, Anda tidak perlu memotongnya. Cukup dengan memberi kupnat untuk menjadikan rok atau cape. Melepas kupnat tidak akan merusak siluet, dan nisa disesuaikan kembali sesuai bentuk tubuh anda.
  • Aplikasi Daerah yang Berbeda merupakan Hal menarik dari tenun ialah asal motif yang beraneka ragam. Jadi bebaskanlah diri anda untuk bereksplorasi. Pakai Motif tenun NTT sebagai atasan dan tenun Badui sebagai bawahan, motif Palembang sebagai luaran dan motif Makasar sebagai dalaman kombinasi ini akan membuat anda terlihat semaik cantik.
  • Pakailah Apa yang Kamu Suka Dari semua tips di atas, semua kembali lagi diri anda masing-masing. Dengan mengenakan tenun yang notabene kekayaan negara sendiri, Anda sudah menambahkan nilai plus ada diri sendiri, yang mana tidak semua wanita berani untuk bangga dengan warisan budayanya sendiri.

Kain Kebaya Silk dan Sutera

kain suteraSutra ada dua jenis yang pertama adalah serat alam dari kepompong ulat sutera dan satu lagi adalah sutera buatan. Karena sifatnya yang sangat lembut dan tahan lama, sutera menjadi pilihan untuk aneka macam busana. Kini pada kain sutera sudah banyak diaplikasikan corak batik tradisional.



Kain kebaya Tenun/Sarung
kain songketIndonesia sangatlah kaya dengan aneka macam kain tenun dari berbagai daerah, seperti kain tapis lampung, songket dari palembang, Ulos dari batak, dan sebagainya. Masing-masing jenis kain tenun memiliki keunikan tersendiri. Memadukan kebaya dengan aneka jenis kain tenun akan membuat penampilan kita anggun, etnik, dan menarik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar